Hitstat

21 December 2016

1 Yohanes - Minggu 18 Rabu



Pembacaan Alkitab: 1 Yoh. 5:3
Doa baca: 1 Yoh. 5:3
Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak berat.


Dalam semua ayat ini Yohanes sebenarnya berbicara mengenai hasil dari persekutuan hayat ilahi. Bila kita di dalam persekutuan hayat ilahi, yaitu di dalam kenikmatan atas Allah Tritunggal, kenikmatan ini akan mempunyai pengaliran atau hasil tertentu. Hasil dari kenikmatan atas Allah Tritunggal adalah kasih ilahi. Ketika kita menikmati Allah Tritunggal, kenikmatan ini menghasilkan kasih ilahi. Hasil semacam ini pasti akan muncul dari kenikmatan ini. Dengan kasih ilahi ini kita akan dengan spontan mengasihi orang lain. Khususnya, kita mengasihi semua orang yang secara organik berhubungan dengan Bapa yang melahirkan kita. Kita telah dilahirkan dari Bapa ini, dan banyak orang lain juga telah dilahirkan dari Dia. Jika kita menikmati Dia, hasilnya adalah kita mengasihi anak-anakNya. Karena itu, mengasihi saudara adalah hasil dari menikmati Allah Tritunggal.

Allah Tritunggal seperti diwahyukan dalam surat ini bukan hanya hayat, terang, dan kasih; Dia juga adalah Roh yang almuhit. Roh ini berhuni di dalam kita dan bergerak di dalam kita sehingga kita dapat menikmati Allah Tritunggal. Ketika kita menikmati Allah Tritunggal, esens-Nya menjadi apa adanya diri kita. Akibatnya, kita mempunyai hayat, terang, dan kasih, dan kita hidup oleh hayat ini dan di dalam terang dan kasih ini. Dengan spontan, kita menempuh satu kehidupan yang mengasihi anak-anak Allah. Inilah pemikiran Yohanes dalam surat ini.

Kata “pengurapan” adalah sebuah kata kunci dalam surat ini. Kata ini menyiratkan bahwa hari ini Allah Tritunggal adalah minyak urapan majemuk yang bergerak di dalam kita. Minyak urapan ini mencakup proses yang telah dilalui oleh Allah Tritunggal: inkarnasi, kehidupan insani, penyaliban, kebangkitan, dan kenaikan. Semua langkah proses ini adalah unsur-unsur dari minyak urapan majemuk ini.

Pengurapan adalah fungsi minyak urapan ini. Ini berarti fungsi minyak urapan ini adalah mengurapi kita dengan Allah Tritunggal. Karena itu, pengurapan mengurapi kita dengan Bapa, Anak, Roh, inkarnasi, keinsanian, kehidupan insani, penyaliban, kebangkitan, dan kenaikan. Jadi, ketika kita diurapi oleh pergerakan Roh almuhit yang di dalam kita, kita diurapi dengan semua unsur ini. Ini berarti unsur-unsur yang berbeda dari minyak urapan majemuk diurapkan ke dalam diri kita. Seperti unsur-unsur cat dioleskan pada benda yang dicat, demikianlah unsur-unsur cat ilahi, Roh yang almuhit, disalurkan ke dalam seluruh diri kita.

Seperti yang ditunjukkan dengan kata pengurapan, pengajaran Rasul Yohanes dalam kitab ini sangatlah subjektif dan berhubungan dengan kesatuan organik kita dengan Allah Tritunggal. Hari ini banyak orang Kristen menekankan doktrin yang objektif, namun ekonomi Allah menekankan pengurapan. Pengurapan di dalam kita sedang menjenuhi kita dengan semua apa adanya Allah Tritunggal, dengan semua yang telah Dia lakukan, dan dengan semua yang telah Dia peroleh dan capai.


Sumber: Pelajaran-Hayat 1 Yohanes, Buku 1, Berita 35

No comments: