Hitstat

09 October 2013

Filipi - Minggu 7 Rabu



Pembacaan Alkitab: Flp. 2:14-16


Kita dapat menjadi anak-anak Allah hanya dengan memiliki hayat Allah. Alangkah ajaibnya kita memiliki hayat Allah! Semua orang yang benar-benar anak-anak Allah perlu menyadari bahwa mereka mempunyai hayat ilahi di batin mereka.

Selain hayat ilahi ini kita juga memiliki sifat (kodrat) ilahi (2 Ptr. 1:4). Meskipun kita tidak dapat menjelaskan sepenuhnya sifat ilahi ini, tetapi kita tahu bahwa selaku anak-anak Allah, kita telah mengambil bagian dalam sifat ilahi ini dan memilikinya dalam batin kita.

Setiap makhluk hidup bergerak menurut sifatnya sendiri. Segala yang ia lakukan berasal dari sifatnya. Sebagai contoh, sebuah pohon persik menghasilkan buah-buah persik, karena ia melakukan demikian sesuai dengan sifat pohon persik itu. Menyuruh pohon persik tidak menghasilkan buah apel, melainkan hanya menghasilkan buah persik, itu tidak masuk akal dan menggelikan. Demikian pula, pada prinsipnya banyak orang Kristen yang sedang melakukan hal ini. Dengan menyuruh orang lain bertindak dengan cara tertentu atau memperbaiki diri, mereka telah mengabaikan fakta bahwa selaku anak-anak Allah semua orang Kristen sejati memiliki sifat ilahi. Sifat ini harus menguasai dan memimpin kita. Setiap hal dalam kehidupan orang Kristen adalah menurut sifat Allah. Alangkah ajaibnya, kita memiliki hayat Allah berikut sifat-Nya!

Sebagai bintang-bintang, kaum beriman bercahaya di dunia ini di tengah-tengah angkatan yang jahat dan sesat. Sebenarnya kita tidak memiliki cahaya apa pun dalam diri kita sendiri; kita adalah benda-benda terang yang memantulkan cahaya Kristus. Kristus adalah matahari dengan gereja sebagai bulan yang memantulkan Dia. Puji Tuhan, kita mempunyai sebuah sumber terang untuk kita pantulkan!

Dalam 2:16 Paulus menyinggung perihal “berpegang pada firman hayat”. Berbeda dengan doktrin huruf yang mati, firman hayat adalah nafas hidup Allah (2 Tim. 3:16), Roh yang memberi hayat (Yoh. 6:63). Kita memiliki Tuhan Yesus sebagai teladan kita (ayat 6-11), kita memiliki Allah yang bekerja di dalam kita (ayat 13), kita adalah anak-anak Allah yang memiliki hayat Allah dan sifat ilahi (ayat 15), kita adalah benda-benda terang yang layak memantulkan cahaya ilahi Kristus (ayat 15), dan kita memiliki firman hidup untuk dipegang, dan untuk dinyatakan kepada orang lain. Alangkah kaya dan ilahinya persediaan ini! Dengan demikian kita benar-benar dapat melaksanakan keselamatan Allah secara penuh.

Firman hayat yang kita nyatakan sebenarnya adalah Kristus sendiri (Yoh. 1:1, 4). Untuk memiliki pengalaman akan Kristus yang diwahyukan dalam Kitab Filipi, kita perlu memiliki Kristus sebagai teladan kita, kita perlu memiliki Allah Tritunggal beroperasi dalam kita, kita perlu menjadi anak-anak Allah dengan hayat dan sifat ilahi, dan kita perlu menjadi benda-benda terang yang layak memantulkan Kristus. Semua ini sangat dibutuhkan bagi pengalaman akan Kristus.


Sumber: Pelajaran-Hayat Filipi, Buku 1, Berita 13

No comments: