Hitstat

14 July 2017

Wahyu - Minggu 23 Jumat



Pembacaan Alkitab: Yoh. 6:57, 63
Doa baca: Yoh. 6:57
Sama seperti Bapa yang hidup mengutus Aku dan Aku hidup oleh Bapa, demikian juga siapa saja yang memakan Aku, akan hidup oleh Aku.


Mungkin Anda tidak mengerti apakah "hama-hama" itu. Secara doktrin, "hama-hama" itu adalah pikiran, emosi dan tekad kita. Tetapi pada prakteknya, "hama-hama" yang paling perlu dibunuh adalah semua opini kita. Kita perlu diterangi secara intensif agar kita nampak bahwa kita penuh dengan opini. Ketika Anda mendengar sebuah berita, bersekutu dengan kaum saleh, atau membaca Alkitab, Anda memegang teguh opini-opini dan konsepsi-konsepsi Anda. Hampir setiap orang saleh memegang teguh beberapa opini dan konsepsi mereka. Yang akan saya tekankan adalah: jika kita ingin menjadi bagian yang lebih kuat dalam perempuan itu, berperang melawan musuh melalui doa, kita harus menggunakan firman Allah dan menolak semua opini kita. Dengan kata lain, cara menggunakan firman Allah melalui doa-baca ialah membunuh semua opini kita. Dalam Pelajaran-Hayat Kitab Kejadian berita ke-87, telah kita bahas bahwa memelihara firman Tuhan berarti menerima Tuhan dan membunuh semua opini kita. Kalau bukan karena belas kasihan Tuhan, kita akan merusak firman Tuhan dengan opini kita. Betapa kita perlu mendoa-bacakan firman yang membunuh semua opini dan konsepsi kita!

Adakalanya, beberapa teman bertanya kepada saya, "Bagaimana Anda bisa menerima terang demikian banyak dari firman, sedang kami hanya menerima sedikit saja?" Meskipun kami membaca Alkitab yang sama, namun mereka tidak menerima banyak terang. Inilah rahasianya agar kita menerima terang dari firman itu: biarkanlah firman itu mematikan opini Anda. Banyak orang membaca Alkitab secara selektif, memilih-milih, mereka menerima firman yang cocok dengan opini mereka dan menolak yang mereka rasakan tidak cocok. Namun doa-baca yang sejati adalah menerima semua firman yang ada dan membiarkan firman itu mematikan opini kita. Efesus 6 tidak menunjukkan kepada kita cara doa-baca, tetapi menyuruh kita menggunakan firman dengan segala doa. Sewaktu kita berdoa-baca, perkara pertama yang dilakukan firman itu adalah membunuh opini kita. Jika Anda tidak membiarkan firman itu membunuh opini Anda, Anda tidak akan mampu mendatangi musuh yang ada di udara dan memeranginya. Pengalaman kita membuktikan bahwa doa-baca pertama-tama bukan untuk mengenyangkan kita, melainkan untuk mematikan opini kita. Setiap kali kita mempraktekkan doa-baca ini, opini kita diakhiri.

Setiap orang di antara kita adalah orang yang beropini, berpendirian kaku. Saya akui, saya adalah orang yang berpendirian sangat kaku, namun saya memuji Tuhan karena opini-opini saya telah melewati banyak penanggulangan. Memang, saya tidak bisa memegahkan diri bahwa saya tidak mempertahankan apa-apa lagi, namun saya bisa bersaksi bahwa melewati pembunuhan yang dilakukan-Nya, sulit bagi saya mengukuhi apa-apa lagi. Menurut pengertian dalam Efesus 6, melalui doa-baca kita menerima firman yang mematikan, firman yang seperti pedang, yang mampu membunuh semua opini kita.


Sumber: Pelajaran-Hayat Wahyu, Buku 3, Berita 45

No comments: