Hitstat

25 June 2016

1 Petrus - Minggu 16 Sabtu



Pembacaan Alkitab: 2 Kor. 5:10, 14
Doa baca: 2 Kor. 5:10
Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat.


Saya berbeban bahwa semua orang beriman menerima firman dengan serius. Ketika kita berbicara tentang hayat ilahi, kita harus merasakan keseriusan masalah hayat. Kita perlu menyadari bahwa sebagai kaum beriman, sebagai orang yang mengasihi Tuhan dan mencari Dia, kita harus mengerti firman-Nya, memperhidupkan firman-Nya, melaksanakan firman-Nya, dan menerapkan firman-Nya pertama-tama untuk diri kita sendiri dan kemudian untuk orang lain. Bersandar belas kasihan Tuhan, saya telah dengan riil mempersiapkan semua catatan dalam Versi Pemulihan dan semua bahan bagi berita-berita Pelajaran-Hayat. Karena inilah, jika kita membaca catatan-catatan dalam Versi Pemulihan atau suatu bagian berita Pelajaran-Hayat, kita akan mengetahui bahwa bagian itu penuh makanan. Kita perlu menerima firman ke dalam kita sebagai makanan kita, dan kita juga perlu belajar bagaimana mempergunakannya bagi diri kita sendiri dan orang lain.

Saya khawatir bahwa kaum beriman tertentu telah mengikuti banyak pelatihan selama bertahun-tahun, tetapi belum menerima makanan yang memadai dari semua berita. Selain itu, mereka tidak tahu bagaimana menyampaikan kebenaran firman Allah kepada orang lain. Misalnya, dalam berita-berita mengenai Surat 1 Petrus ini Anda telah mendengar mengenai penghakiman pemerintahan Allah. Anda mungkin mempunyai gambaran umum mengenai hal ini, tetapi Anda mungkin tidak tahu bagaimana menggunakan kebenaran ini atau bagaimana menyampaikannya dengan tepat kepada orang lain.

Sasaran saya menyampaikan berita-berita Pelajaran-Hayat ini ada dua. Pertama, keinginan saya adalah melalui berita-berita ini, firman Allah bisa masuk ke dalam kaum beriman. Kedua, saya mengharapkan berita-berita ini, ketika dicetak, akan menjadi benih yang ditaburkan di antara umat Allah. Tidak peduli berapa banyak penentangan yang mungkin ada, saya akan melanjutkan menyebarkan benih ini. Di satu pihak, benih ini adalah satu suplai hayat; di pihak lain, adalah satu suntikan. Saya percaya bahwa suatu hari benih yang telah kita taburkan akan menghasilkan panen.

Masa depan pemulihan Tuhan sangat menjanjikan. Pada saat ini, di Amerika Serikat sedikitnya ada 7.000 orang beriman yang mencari Tuhan dalam pemulihan Tuhan. Sepuluh tahun kemudian, banyak dari anak-anak kita akan menjadi anggota-anggota gereja. Ketika beberapa dari mereka berumur 20 tahun, mereka akan sangat berguna bagi Tuhan. Contohnya, Saudara Watchman Nee dibangkitkan oleh Tuhan ketika dia baru berumur 19 tahun. Akan tetapi, masa depan pemulihan Tuhan bergantung pada pelaksanaan kita terhadap kebenaran. Jika kita memustikakan firman dan memegang setiap kesempatan untuk memasukinya dan menerimanya ke dalam kita, akhirnya kita akan dilengkapi sepenuhnya. Kita akan mengenal kebenaran, kita akan mengenal hayat, dan kita akan tahu bagaimana bertumbuh di dalam Tuhan. Kita akan mempunyai pengenalan yang penuh dan pengalaman yang memadai tentang hal-hal rohani. Kemudian Tuhan akan mempunyai jalan untuk menerobos dan memperoleh apa yang telah Dia cari selama berabad-abad.

Bagaimana Tuhan bisa memperoleh apa yang dicari-Nya hari ini? Menurut keadaan kebanyakan orang Kristen, Tuhan tidak ada jalan. Hampir di mana-mana pintu tertutup bagi-Nya. Inilah sebabnya Tuhan harus mendapatkan satu jalan untuk mengadakan satu pemulihan. Tetapi kekhawatiran saya adalah dalam pemulihan Tuhan pun masih ada sangat banyak praktek tradisional di antara kita. Kita perlu meninggalkan cara tradisional dan menerima satu cara baru untuk mengenal kebenaran, mengalaminya, dan menyampaikannya kepada orang lain.


Sumber: Pelajaran-Hayat 1 Petrus, Buku 2, Berita 31

No comments: