Hitstat

07 July 2016

2 Petrus - Minggu 1 Kamis



Pembacaan Alkitab: 2 Ptr. 1:1
Doa baca: 2 Ptr. 1:1
Dari Simon Petrus, hamba dan rasul Yesus Kristus. Kepada mereka yang bersama-sama dengan kami memperoleh iman karena keadilan Allah dan Juruselamat kita, Yesus Kristus.


Pokok Surat 1 Petrus adalah kehidupan kristiani di bawah pemerintahan Allah. Surat 2 Petrus adalah kelanjutan dari Surat 1 Petrus, dan juga menekankan pemerintahan Allah. Akan tetapi, dalam Surat ini kita juga melihat persediaan Allah. Karena itu, kita boleh mengatakan bahwa pokok Surat 2 Petrus adalah persediaan ilahi dan pemerintahan ilahi.

Pada pemerintahan Allah ada persediaan Allah. Allah memberi kita persediaan-Nya sehingga kita boleh bekerja sama dengan pemerintahan-Nya. Dengan kata lain, jika kita ingin melaksanakan pemerintahan Allah, kita perlu persediaan Allah; yaitu kita perlu suplai ilahi. Dalam Surat 2 Petrus, penulis mula-mula menyajikan suplai ilahi. Kita melihat bagaimana kuasa Allah menyediakan segala suplai untuk keperluan kita. Inilah makna utama dari surat ini. Selanjutnya, Surat 2 Petrus memperlihatkan kelanjutan dari gambaran pemerintahan Allah yang diungkapkan dalam Surat 1 Petrus. Karena itu, apa yang kita miliki dalam Surat 2 Petrus adalah persediaan ilahi dan pemerintahan ilahi.

Dua Petrus 1:1-2 adalah pendahuluan dari kitab ini. Ayat 1 mengatakan, "Dari Simon Petrus, hamba dan rasul Yesus Kristus. Kepada mereka yang bersama-sama dengan kami memperoleh iman yang sama berharganya karena kebenaran Allah dan Juruselamat kita, Yesus Kristus" (Tl.). Simon, nama lama Petrus, mengacu kepada manusia lamanya karena kelahiran; Petrus, nama baru yang diberikan oleh Tuhan (Yoh. 1:41-42), mengacu kepada manusia barunya karena kelahiran kembali. Di sini kedua nama dijadikan satu, menandakan bahwa manusia lama Simon telah menjadi manusia baru Petrus.

Nama Simon Petrus mungkin sebuah kiasan alam semesta yang lama dan yang baru. Surat ini menyatakan bahwa di bawah pemerintahan Allah, alam semesta yang lama akan diubah menjadi alam semesta yang baru (3:10-13). Kita boleh mengatakan bahwa langit baru dan bumi baru dilambangkan oleh Petrus dan alam semesta yang lama dilambangkan oleh Simon. Dalam keempat kitab Injil kita nampak Simon sebagai manusia lama yang melambangkan ciptaan lama. Sekarang dalam Surat-surat Petrus kita nampak seorang manusia baru, seorang persona baru, melambangkan alam semesta baru.

Dalam 1:1 Petrus menyebut dirinya sendiri sebagai "seorang hamba dan rasul Yesus Kristus." Dalam Surat yang pertama dia hanya menyebutkan bahwa dia adalah seorang rasul; dia tidak mengatakan apa pun tentang menjadi seorang hamba. Tetapi di sini Petrus mengatakan bahwa dia adalah seorang hamba dan rasul Yesus Kristus. Kata "hamba" menunjukkan ketaatan Petrus kepada Tuhan, dan "rasul" menunjukkan amanat Tuhan kepadanya. Ketaatan dan amanat menyiratkan lalu lintas dua arah antara kita dengan Tuhan. Bila kita tunduk kepada-Nya, Dia akan mengamanatkan sesuatu kepada kita. Pada diri seorang hamba ada ketaatan, tetapi pada diri seorang rasul ada amanat Tuhan.


Sumber: Pelajaran-Hayat 2 Petrus, Berita 1

No comments: