Hitstat

03 May 2014

Kolose - Minggu 5 Sabtu



Pembacaan Alkitab: Kol. 1:15-19


Ketika kita membahas alam semesta dan gereja, ciptaan lama dan ciptaan baru, kita nampak seluruh kepenuhan Allah Tritunggal. Kita nampak ekspresi Allah Tritunggal. Kepenuhan ini berkenan tinggal di dalam Anak dan mendamaikan segala sesuatu kepada diri-Nya sendiri bagi ekspresi-Nya. Lagi pula, kepenuhan ini akan mempersembahkan kita kudus, dan tidak bercela, dan tak bercacat kepada diriNya sendiri agar Dia dapat memiliki ekspresi-Nya di dalam ciptaan baru.

Kita telah nampak bahwa sebagai gambar Allah, Kristus adalah ekspresi Allah. Jika seseorang tidak mempunyai gambar atau bentuk jasmani, ia tidak dapat diekspresikan. Seorang manusia terekspresi melalui gambar jasmaninya. Walau Allah itu tidak kelihatan, Dia terekspresi melalui gambar-Nya, yaitu Anak-Nya. Anak Bapa yang terkasih adalah ekspresi Allah yang tidak kelihatan. Ekspresi ini pertama-tama ialah yang sulung dari segala yang diciptakan, sebab segala sesuatu diciptakan di dalam Dia, melalui Dia, dan untuk Dia. Penciptaan yang terjadi melalui Dia mengekspresikan kuat kuasa Allah yang kekal dan sifat ilahi. Baik sifat ilahi dan kuat kuasa kekal itu adalah ekspresi Allah yang tidak kelihatan. Jika Anda mempelajari alam semesta secara teliti, Anda akan mengakui bahwa alam semesta mempersaksikan kuat kuasa kekal dan sifat ilahi. Bahkan banyak ilmuwan memahami bahwa dalam penciptaan terdapat beberapa kuat kuasa yang luar biasa. Kuat kuasa ini adalah Kristus sebagai gambar Allah yang tidak kelihatan.

Kristus adalah Allah juga Kristus. Sebagai Allah, Dia adalah Pencipta; sebagai Kristus, Dia adalah yang diurapi dan yang dilantik. Sebagai yang diurapi Allah dan yang dilantik Allah, Kristus melaksanakan amanat Allah. Sebagai Allah, Kristus adalah Pencipta; sebagai Kristus, Dia adalah alat atau sarana penciptaan. Sebab itu, dalam Yohanes 1:3 yang ditekankan bukan Kristus sebagai Pencipta, tetapi Dia sebagai sarana yang melaluinya penciptaan itu diproses dan dihasilkan. Demikian pula dalam Kolose 1:16. Proses penciptaan dilaksanakan di dalam Dia, melalui Dia, dan kepada Dia. Dialah sarana yang melaluinya dan di dalamnya penciptaan itu terjadi.

Bagaimana Kristus, gambar Allah yang tidak kelihatan, mengekspresikan Allah? Sebagai Anak Bapa yang terkasih, Dia mengekspresikan Allah Tritunggal karena Dia adalah persona yang melaluinya ciptaan lama maupun ciptaan baru itu terjadi. Lagi pula, Dia mengekspresikan Allah Tritunggal karena Dia adalah yang sulung dari kedua ciptaan tersebut. Hal ini menyebabkan Dia menjadi ekspresi penuh Allah. Seluruh kepenuhan dalam ayat 19 menunjukkan persona Kristus sendiri. Itulah sebabnya dalam ayat berikutnya Paulus memakai sebuah kata ganti yang bersifat maskulin untuk mengacu kepada kepenuhan.

Puji Tuhan karena Kristus itu almuhit! Dalam perkataan Paulus dalam Kitab Kolose, Kristus adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung dari segala yang diciptakan, dan yang sulung, yang pertama bangkit dari antara orang mati. Sebagai Anak Bapa yang terkasih, Dia adalah ekspresi penuh Allah, yang tertampak baik dalam ciptaan lama maupun dalam ciptaan baru. Sebagai Allah, Kristus tidak memiliki permulaan. Tetapi sebagai yang sulung dari yang diciptakan, Dia mempunyai permulaan. Marilah kita menyingkirkan konsepsi alamiah kita, mempercayai firman Allah yang murni, dan memuji Tuhan bahwa sebagai yang almuhit, Dia adalah ekspresi penuh Allah Tritunggal.


Sumber: Pelajaran-Hayat Kolose, Buku 1, Berita 10

No comments: