Hitstat

11 January 2013

Efesus - Minggu 16 Jumat


Pembacaan Alkitab: Ef. 3:18


Dimensi-dimensi Kristus ialah lebar, panjang, tinggi, dan dalam. Dimensi-dimensi ini ialah dimensi-dimensi alam semesta. Hanya Allah sendirilah yang mengetahui ukuran alam semesta. Kita dapat mengukur jarak dari satu titik ke titik yang lain dalam alam semesta, sebagai contoh: dari bumi ke bulan, namun kita tidak dapat mengukur alam semesta itu sendiri. Kini dimensi-dimen­si alam semesta itu juga merupakan dimensi-dimensi Kristus.

Kristus adalah alam semesta kita yang sejati. Kita telah menunjukkan di tempat lain bahwa Kristus adalah bumi kita, tanah permai kita, juga matahari, dan bintang fajar kita. Sekarang, menurut ayat 18, kita berani me­ngatakan bahwa Kristus adalah alam semesta kita, sebab dimensi-dimensinya justru adalah dimensi-dimensi alam semesta. Efesus 1:23 mengatakan tentang kepenuhan Dia yang memenuhi semua di dalam segala sesuatu, dan Efesus 4:9-10 mewahyukan bahwa Dia yang turun ke ba­gian bumi yang paling bawah juga telah naik jauh lebih tinggi daripada semua langit, untuk memenuhi segala se­suatu. Ketika kita masuk ke langit dan bumi baru dan tinggal di Yerusalem Baru, kita semua akan nampak bah­wa Kristus Tuhan adalah alam semesta kita.

Dalam pengalaman kita atas Kristus, pertama-tama kita mengalami kelebaran dari apa adanya Dia, kemudian mengalami panjang-Nya. Ini bersifat horizontal. Ketika kita bertumbuh dalam Kristus, kita mengalami ketinggi­an dan kedalaman kekayaan-Nya. Ini bersifat vertikal. Pertama-tama kita mengalami perluasan Kristus sebagai lebar dan panjang, kemudian kita mengalami kenaikan Kristus sebagai tinggi dan terakhir kita mengalami tu-run-Nya sebagai dalam. Kelak kita akan nampak, penga­laman kita atas Kristus pada akhirnya harus berbentuk tiga dimensi, ibarat sebuah kubus.

Untuk mengalami Kristus dalam dimensi-dimensi universal-Nya, kita memerlukan kehidupan gereja. Kita perlu mengalami Kristus bersama semua anggota Tubuh. Teristimewa, kita perlu persidangan gereja, sebab kita akan diseimbangkan melalui sidang. Melalui berita-berita dan kesaksian-kesaksian kaum saleh, kita akan diseim­bangkan. Bila kita mengalami dimensi-dimensi Kristus dalam kehidupan gereja, kita akan berangsur-angsur ter­tenun menjadi satu “karpet”. Kita tidak akan menjadi “benang” yang tipis. Yang diperlukan hari ini bukan “be­nang”, melainkan “karpet” yang tertenun melalui pengalaman atas Kristus yang seimbang dalam gereja.

Ketika kita mengalami Kristus sedemikian rupa, kita akan nampak bahwa lebar dan panjang-Nya tidak ter­ukur. Luasnya Kristus memang tidak terukur. Ketika ki­ta mengalami Kristus dalam perluasan-Nya, kita akan nampak bahwa dimensi-dimensi alam semesta ialah di­mensi-dimensi Kristus itu sendiri.


Sumber: Pelajaran-Hayat Efesus, Buku 2, Berita 33

No comments: