Hitstat

29 March 2016

1 Petrus - Minggu 4 Selasa



Pembacaan Alkitab: 1 Ptr. 1:8
Doa baca: 1 Ptr. 1:8
Sekalipun kamu belum pernah melihat Dia, namun kamu mengasihi-Nya. Kamu percaya kepada Dia, sekalipun kamu sekarang tidak melihat-Nya. Kamu bergembira dengan rasa sukacita yang mulia dan tidak terkatakan.


Karena Tuhan sekarang tersembunyi, orang tidak dapat melihat Dia. Tetapi kedatangan-Nya akan menjadi penyataan-Nya. Dalam ayat 7 Petrus menekankan secara khusus bahwa kedatangan kembali Tuhan akan merupakan penyingkapan selubung yang sekarang menutupi Dia. Pada saat itu, setiap orang akan melihat Dia. Sebelum waktu itu, kita dapat melihat Dia di dalam roh.

Ketika Tuhan Yesus dinyatakan dan kita dinyatakan bersama Dia, mereka yang menentang kita akan terkagum-kagum. Hari ini beberapa orang menentang kita dan memfitnah kita. Dalam beberapa hal, orang muda mungkin ditentang oleh orang tua mereka. Meskipun demikian, kadang-kadang orang tua terheran-heran pada kaum muda. Mereka mungkin berkata, "Kadang-kadang kalian melakukan hal-hal yang luar biasa. Kami tidak mengerti, bagaimana kalian dapat melakukan hal-hal ini?" Meskipun orang tua dari beberapa orang muda tidak mampu memahami mereka sekarang, mereka akan mengerti ketika selubung diambil dari Tuhan Yesus dan juga dari kita. Kemudian mereka akan mengenal Tuhan dan mereka juga akan mengenal kita. Ketika Tuhan Yesus dinyatakan, orang dunia akan melihat Dia, dan mereka akan melihat kita bersama Dia. Kemudian mereka akan mengenal Kristus, dan mereka juga akan mengenal kita.

Jika pembuktian iman kita positif, pembuktian ini akan menghasilkan pujian, kemuliaan, dan kehormatan pada penyataan Yesus Kristus. Apa perbedaan antara pujian, kemuliaan, dan kehormatan? Ini adalah ciri khas Petrus bahwa dia tidak berhenti dengan kata "pujian", tetapi berlanjut dengan menyebutkan "kemuliaan" dan "kehormatan".

Kita dapat menggunakan kelulusan dari sekolah sebagai suatu ilustrasi untuk membedakan antara pujian, kemuliaan, dan hormat. Misalkan, seorang murid menerima nilai yang tertinggi pada ujian akhir. Pembuktian melalui ujian ini pertama-tama menghasilkan pujian, karena dia tentu akan menerima pujian dari pencapaiannya yang luar biasa. Pujian ini akan mendatangkan kemuliaan pada waktu kelulusannya, ketika dia dinyatakan sebagai murid yang paling menonjol di kelasnya. Ini tentu akan menjadi suatu kemuliaan, dan kemuliaan ini akan mendatangkan kehormatan baginya. Karena itu, pertama-tama ada pujian, lalu kemuliaan, dan kemudian kehormatan.

Kemuliaan adalah suatu keadaan, sedangkan kehormatan menempatkan kita ke dalam posisi yang khusus. Pada waktu kelulusan, murid yang menonjol di sebuah kelas berada dalam keadaan mulia dan juga berada dalam posisi terhormat.

Jika melalui berbagai pengujian kita memiliki pembuktian yang positif atas iman kita, pembuktian ini akan menghasilkan pujian, kemuliaan, dan kehormatan ketika Tuhan Yesus datang kembali. Pertama, Tuhan Yesus akan memberi tahu kita bahwa kita telah melakukan dengan baik. Setelah pujian itu, akan ada keadaan yang mulia dan, bersamaan dengan itu, posisi terhormat.


Sumber: Pelajaran-Hayat 1 Petrus, Buku 1, Berita 6

No comments: