Hitstat

01 July 2013

Efesus - Minggu 41 Senin


Pembacaan Alkitab: Ef. 1:23; 4:10


Dalam Efesus 1 kita nampak bahwa gereja ialah Tubuh dan Tubuh ini ialah kepenuhan Dia yang memenuhi semua di dalam segala sesuatu. Gereja ialah Tubuh Kristus, dan Tubuh ini ialah kepenuhan persona yang memenuhi semua dan segala sesuatu.

Kata “semua dan segala sesuatu” dalam 1:23 mengacu kepada alam semesta. Kristus memenuhi alam semesta. Hal ini terbukti dalam Efesus 4:10 yang mengatakan, “Ia yang telah turun, Ia juga yang telah naik jauh lebih tinggi daripada semua langit, untuk memenuhi segala sesuatu.” Bagi Kristus, memenuhi segala sesuatu berarti memenuhi alam semesta. Alangkah luasnya Kristus sehingga Ia memenuhi segala sesuatu, Kristus yang luas ini memerlukan satu Tubuh untuk menjadi kepenuhan-Nya.

Kepenuhan Kristus ialah keluapan Kristus. Kristus demikian kaya tidak terduga, hingga Ia memiliki suatu keluapan, suatu kepenuhan, suatu surplus. Sebagai Tubuh-Nya, gereja ialah kepenuhan Kristus, surplus-Nya. Ini satu perkara yang sangat penting.

Besar sekali perbedaan antara gereja dengan organisasi sosial. Gereja kelihatannya seperti sebuah kelompok sosial yang tersusun dari bermacam-macam manusia. Orang-orang dunia memandang gereja demikian, yakni sebagai suatu organisasi sosial yang lain. Kita harus nampak perbedaan antara gereja dengan suatu kelompok sosial. Mungkin kelompok sosial menetapkan syarat yang berat bagi anggota-anggota mereka. Mungkin mereka menentukan busana, perilaku, dan karakter yang ber-standar tinggi. Ditinjau dari luar, anggota-anggota kelompok seperti itu lebih baik daripada kaum saleh dalam gereja. Akan tetapi, tidak peduli berapa baiknya sebuah kelompok, kelompok itu hanya sebuah organisasi manusia. Dibanding dengan gereja, kelompok-kelompok itu sama sekali tidak memiliki Kristus. Namun gereja merupakan keluapan dan surplus Kristus.

Para anggota dari suatu kelompok mungkin secara lahiriah diatur berdasarkan permintaan-permintaan tertentu. Mereka yang memenuhi permintaan-permintaan itu dalam pandangan manusia mungkin mempunyai penampilan yang sangat baik. Dalam aspek tertentu, mereka mungkin tampak lebih baik daripada orang-orang dalam gereja. Akan tetapi, dalam pandangan Allah, standar dan perilaku manusia yang terbaik pun tidak lebih daripada sampah. Dalam gereja kita tidak perlu perbaikan atau koreksi secara lahiriah. Sebaliknya, kita perlu Kristus dengan dirinya sendiri menelan semua kekurangan kita. Jika anggota-anggota gereja mempunyai suatu kekurangan dalam satu aspek, hal itu menunjukkan bahwa mereka perlu Kristus lebih banyak. Kita harus menolak godaan untuk mengubah gereja menjadi suatu kelompok sosial yang memiliki standar dan aturan. Hal ini sama sekali tidak bersangkut paut dengan Tubuh Kristus. Tubuh Kristus hanya tersusun oleh Kristus yang tergarap ke dalam kaum saleh.

Iblis, musuh Allah, dengan licik menggunakan perkara-perkara seperti pengetahuan Alkitab, karunia-karunia rohani, dan penginjilan untuk menutupi mata kaum beriman dari ekonomi Allah. Sejak masa Tuhan Yesus berada di bumi dan sejak masa Rasul Paulus, Iblis sudah menggunakan Perjanjian Lama untuk mengelabui orang-orang Yahudi. Ketika Tuhan Yesus menampakkan diri kepada mereka sebagai Allah yang berinkarnasi, mereka tidak dapat mengenal atau mengakui-Nya. Sebaliknya, dengan Alkitab di tangan mereka, mereka menghukum mati Tuhan Yesus. Menurut konsepsi mereka, dengan berbuat demikian berarti mereka melayani Allah.


Sumber: Pelajaran-Hayat Efesus, Buku 4, Berita 82

No comments: